vdl1jvhUREXimeotdlAVPOH1KmIdVXgDADlOoIMv
Bookmark

Cerita Fiksi tentang Memendam Rasa

Cerita fiksi – Memendam rasa

Ini cerita fiksiku cerita dimana aku saat ini sedang jatuh hati pada seorang wanita, hari-hari ku di selimuti oleh wajah seorang wanita yang begitu anggun.

Namun aku tak mampu untuk langsung menyatakan perasaanku ini, perasaan yang begitu mendalam dari lubuk hati ini.dalam setiap sujud ku aku selalu meminta pada Tuhan, “Tuhan berilah aku kekuatan untuk bisa mengungkapkan perasaanku ini”. Ya hanya itulah pintaku pada setiap sujudku

Perasaan bingung selalu ada di pikiranku ini, bagaimana tidak hati ini terasa sesak bila melihat dia berjalan dengan seseorang.
Sedih, tangis yang saat ini kurasa
Entahlah perasaan itu bercampur dalam hatiku padahal dia bukan siapa-siapa.namun yang pasti saat aku menatap wajah cantiknya itu walau sesaat dada ini berdetak lebih kencang.mungkinkah ini yang dinamakan cinta? Entahlah..

Lamanya perasaan yg ku pendam ini hingga membuat hari-hari ku terasa berkurang..aku seperti berjalan di balik awan kelabu, yang ada hanyalah hitam, yang ada hanyalah kelam..aku tak tau bagaimana perasaannya padaku, tetapi yang aku tau bahwa di dalam hati ini selalu tersimpan namanya.dan semoga kelak aku dapat mengungkapkan perasaan ku ini padanya.dan semoga aku bisa menjadi imam untuknya kelak hingga waktu enggan lagi berputar, hingga mentari tak lagi bersinar, hingga alam ini tak mempunyai kehidupan lagi..

Aku mencintainya dan akan tetap mencintainya.

Cerita fiksi

Posting Komentar

Posting Komentar