vdl1jvhUREXimeotdlAVPOH1KmIdVXgDADlOoIMv
Bookmark

Puisi sedih tentang cinta Bukan salahmu dan juga aku

Puisi sedih tentang cinta
Judul:Bukan salahmu dan juga aku
oleh  :Adhoetz (1990-2080)

Puisi sedih tentang cinta , Bukan salahmu seumpama kau menyimpan rasa, Bukan tentang salahmu seumpama kau menyimpan cinta, Memang ini sangat menyedihkan, tetapi ini hanyalah takdir dari yang maha kuasa, yang tidak akan bisa di ubah kembali, hanya sedih, pilu, dan haru yang bisa aku lakukan,

kita pasrah dan kita tidak berdaya pada takdir yang maha kuasa
ini bukan kesalahan kita, walau pada akhirnya memang kita tidak mesti saling bersama. cinta kita bukanlah sekedar sebuah harapan.. (puisi sedih)

bunga-bunga cinta yang sudah kita jalin berdua, adalah bunga kasih sayang
apa salahnya bila kita berdua untuk saling mencintai, walaupun kita tidak bisa saling bersama
bagaimanapun kita sudah bahagia

jodoh dan kematian hanyalah milik yang maha kuasa dan kita tidak bisa untuk mengingkari itu. (puisi sedih)

Apa salahnya bila aku mempunyai rasa cinta selain kepada dirimu?
dan  apa salah bila kau mempunyai rasa cinta selain kepada diriku?
apa salah bila aku punya rasa sayang selain padamu?
dan apa salah bila kau juga punya rasa sayang selain padaku?

sepanjang kau mampu untuk setia, percayalah aku tidak akan pernah berkhianat, cinta yang ada di dalam hatiku tidak akan terhalang oleh gunung yang tinggi.
sepanjang kau setia aku tak akan berpalaing apalagi menduakan dirimu, cintaku tak akan goyah tertiup angin. (Puisi sedih)

cintaku di ibaratkan seperti sang rembulan yang mampu menerangi gelapnya malam, perasaanku akan selalu ada untuk dirimu.
cintaku seperti matahari yang setia untuk menemani hariku yang selalu ada untukmu.. (puisi sedih)

berikanlah aku sebuah pilihan,
berikanlah aku satu kesempatan atau berikan aku suatu hukuman darimu.
Jika seandainya kamu tidak mampu untuk memberikan maaf kepada diriku
Percayalah aku sangat merasa sangat berdosa kepada dirimu,
hanya satu pertanyaan dariku yang akan aku berikan kepadamu
“masih pantaskah aku untuk mendampimgimu?”

Puisi sedih tentang cinta by Adhoetz

Posting Komentar

Posting Komentar