vdl1jvhUREXimeotdlAVPOH1KmIdVXgDADlOoIMv
Bookmark

Bingkai bumi pertiwi | Puisi Bangsa

Puisi – Sebuah puisi tentang bingkai di bumi ibu pertiwi

Untukmu bumi ibu pertiwi.

ku tuliskan sebuah puisi untukmu Dengarkanlah.

Hinggap di ujung tahun menengok jalan menikung tak tahu
kemana kaki menjemput ujung.
Senyummu adalah makna yang tertindas dalam ribuan makna yang ganas.

Andaikan ku bisa menjaga mu
Keindahan mu,Keasrian mu,
Ke elokan mu Hingga akhir
hayat ku menjemput ku.

Rintihmu terdengar menyayat
Kala anak bangsa menelan lara Jeritmu
menggema, merobek telinga

Ketika bumimu terkoyak.
Aku ingin menyelam ke dasar laut
Menyaksikan sisa sisa ronta karang
Yang telah membusuk di daratan
Aku ingin berteriak di puncak gunung
rintihmu terdengar menyayat.

Kala anak bangsa menelan lara
Jeritmu menggema, merobek telinga
Ketika bumimu terkoyak
Napak tilas para pahlawan bangsa.
Berkibar dalam syair sang saka
Berkobar dalam puisi indonesia
Untuk meraih Cita-cita merdeka

Haruskah aku turun ke medan perang.
Untuk terjun mandi berlumuran darah.
Dan tersusuk pisau belati penjajah.

Aku tak tahu cara untuk membalas Jasa-jasamu,
Kesejahteraan jadi Angan-angan
Keadilan hanyalah Khayalan,
Kemerdekaan telah terjajah
Yang tinggal hanya kebodohan.
Dengarkanlah bumi ibu pertiwi
Bersuara untuk negerimu, tanah airku tanah air yang kini bercerai berai..
Bingkai bumi pertiwi
Haruskah aku meninggalkan tanah airku ini?? Entahlah, Yang pasti aku cinta tanah airku!!
Posting Komentar

Posting Komentar