vdl1jvhUREXimeotdlAVPOH1KmIdVXgDADlOoIMv
Bookmark

Tips Rumah Aman Saat ditinggal Liburan

Pasti banyak diantara kalian yang memanfaatkan momen libur panjang hanya untuk berlibur ke suatu tempat wisata atau hanya sekedar mengunjungi kerabat yang jauh disana.

Tips Ampuh Agar Rumah Tetap Aman Saat ditinggal Berlibur

Nah agar hati kalian tenang saat meninggalkan rumah, mari kita simak beberapa tips agar rumah kalian tetap aman saat ditinggal berlibur.

1.Pastikan kalian tidak Mengeshare di sosmed jika kalian dan keluarga akan pergi liburan dan meninggalkan rumah tanpa penghuni

Yaelah masa iya kalian mau memamerkan ke sejagat dumay jika rumah kalian kosong dan tak berpenghuni karena sedang ditinggal berlibur. Apalagi ditambah info lokasi rumah kalian. Mungkin kalian akan menganggap hal ini keren, karena mungkin tidak semua orang bisa pergi berlibur seperti kalian. Tapi jangan salah itu bisa menjadi salah satu sinyal bagi orang yang berpikiran jahat untuk mengincar harta benda yang ada di dalam rumah kalian, mumpung tidak ada satu orang pun di rumah. Coba kalian cek satu persatu daftar teman atau pengikutmu di dunia maya. Yakin mereka semua adalah orang-orang yang bisa kamu percaya? So, be wise, be smart dalam bersosial media

2.Titip pesan pada tetangga/satpam komplek

Siapa lagi yang bisa kita mintai tolong jika ada hal-hal darurat di lingkungan tempat tinggal kalian selain tetangga? Sampaikan pada mereka kalian akan pergi berlibur untuk sekian hari. Tapi kamu juga tidak perlu memberitahu semua tetangga satu kampung ya. Cukup dengan tetangga depan rumah atau tetangga samping rumah saja. Tapi jika tetangga kalian ternyata tidak ada di tempat karena sedang berlibur atau ada keperluan, kalian bisa minta tolong kepada Rt atau satpam. Tapi, jangan lupa bawakan mereka oleh-oleh saat kalian pulang berlibur sebagai tanda ucapan terima kasih.

3.Akses keluar-masuk rumah harus benar-benar tertutup

Pastikan jika pintu, jendela, dan pagar rumah sudah dikunci dengan aman. Cek lagi dan lagi akses yang bisa keluar masuk rumah. Bila pintu atau jendela kamu belum ada pagar atau teralis, segera pasang teralis sebelum kamu pergi berlibur. Dan jangan lupa untuk menutup semua gorden pada jendela.

4.Pasang CCTV dirumahmu

Bila kamu punya uang lebih, bisa juga diterapkan agar lebih aman. Kalau tidak punya uang untuk pasang CCTV, pasang saja stiker bertuliskan:

Rumah ini diawasi CCTV selama 24 jam. Pikir 2x sebelum kamu mencuri karena kami pasti akan dengan mudah melaporkan anda pada polisi.
Yah, kali aja berhasil.

5.Coba pasang lampu sensor otomatis

Salah satu tanda jika rumah yang tidak berpenghuni ialah lampu depan yang selalu menyala/mati terus menerus baik itu siang ataupun malam. Hal ini bisa jadi sinyal bagi para maling untuk melancarkan aksinya dengan santai. Solusinya adalah dengan memasang lampu luar rumah kamu dengan lampu sensor otomatis yang dapat menyala dengan sendirinya saat keadaan sekitar gelap, dan mati sendiri saat keadaan sudah terang.

6.Cabut semua kabel listrik dan gas

Sebelum kalian meninggalkan rumah, pastikan semua kabel yang mencolok ke saluran listrik dalam keadaan terlepas. Lampu yang tidak dipakai dimatikan. Selain menjauhkan dari resiko kebakaran rumah akibat konsleting, kalian juga ikut menggerakkan aksi hemat energy. Selain itu, selang tabung gas juga sebaiknya dicabut ya untuk mengantisipasi kebocoran gas.

7.Menaruh sendal di luar rumah

Biasanya beberapa ada yang menerapkan tips ini agar rumah kita tidak kelihatan seperti tak berpenghuni. Menaruh beberapa sendal di halaman rumah dengan harapan seperti rumah berpenghuni. Ini bisa menipu maling kelas pemula Gan.

8.Titipkan barang berharga ke orang yang dapat dibpercaya.

Barang-barang berharga kayak motor yang cc-nya gede atau biasa disebut mahal bisa kalian titipkan pada petugas keamanan komplek atau tetangga yang dapat dipercaya deh. Tinggal kasih duit jajan aja ke mereka biar lebih rajin ngawasin barang berharga atau lingkungan rumah kita.

9.Berdoa pada yang Maha Kuasa

Yah yang namanya musibah mah siapa yang tau kapan dan dimana datangnya. Tugas kita hanyalah meminimalisir agar musibah tersebut tidak terjadi pada diri kita. Selebihnya, kita hanya bisa berdoa pada yang Maha Kuasa supaya kita selalu senantiasa dijauhkan dari hal-hal yang

merugikan atau mencederai kita.
Posting Komentar

Posting Komentar