vdl1jvhUREXimeotdlAVPOH1KmIdVXgDADlOoIMv
Bookmark

Inilah Hal-Hal Yang Harus Anda Ketahui Sebelum Menjual Smartphone

Ingin Upgrade ke Smartphone Android yang baru atau upgrade ke Iphone? Tapi, Kurang uang. Jual saja smartphone lama anda untuk menambah uang anda. Menjual smartphone lama adalah salah satu cara efektif  untuk menambahkan uang jika anda sedang benar-benar dalam keadaan bokek. Mengapa harus menjual smartphone lama jika ingin membeli smartphone baru? Menjual smartphone lama bukan hanya menambahkan uang melainkan juga smartphone lama tersebut sudah kuno walaupun ada yang diantaranya masih layak pakai. Jika anda memiliki smartphone yang ram-nya kurang dari 1GB dan Rom kurang dari 8Gb sudah waktunya untuk dijual. opsi lain, anda juga dapat memusiumkan smartphone tersebut di rumah anda.


Untuk menjual smartphone tentunya sangat simpel (jika harganya murah :p) . Anda hanya perlu menawarkan dan memperkenalkan smartphoneanda kepada calon pembeli dan pembeli pun akan memberikan uang. Sangat simpel sekali uraian tentang cara menjual smartphone yang saya uraikan. Hanya itukah? Bukan hanya itu. Jika anda adalah orang yang teledor atau orang yang suka sembarangan maka anda akan menjual smartphone dengan cara yang saya uraikan. Pernah mendengar pepatah “berpikir dulu sebelum bertindak”?. Jika pernah, maka kita sama :p. Pada artikel ini saya akan mempraktikan pepatah tersebut dalam cara penjualan smartphone. Tentunya,

Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan sebelum menjual smartphone anda. Mari simak dibawah ini.

1.Back Up.

Back up atau mencadangkan data adalah mencadangkan data pada smartphone anda yang jika data tersebut terhapus maka anda masih punya cadangannya. Mengapa perlu back up? Supaya and memiliki cadangan data dari smarphone lama anda untuk dipindahkan ke smarphone baru (jika punya :p). “Itu doang mah guee juga tau” mungkin anda meremehkannya sesepele itu. Coba aja jika disitu ada foto pacar anda lagi anu, trus dilihat sama si pembeli lalu si pembeli pun mengganggu pacar anda. Anda marah atau tidak? Begitulah kira-kira kronologinya. Banyak cara untuk mencadangkan data anda baik itu online maupun offline.

Jika anda ingin membackup secara online berarti anda memilih untuk membackup dengan akun google. Caranya, Buka pengaturan> Mencadangkan & Reset> Cek backup Google Drive. Bisa jadi pada smartphone anda beda caranya dan beda tulisannya pokoknya intinya seperti itu. Jika membackup secara online anda harus memiliki banyak kuota karena anda akan melakukan upload besar-besaran usahakan menggunakan hotspot kawan atau minimal wifi di warkop. Ingat Bray kuota mahal..!! Begitu juga jika anda ingin memulihkan data anda di smartphone baru maka anda juga akan mendownload besar-besaran.

Nahhh.. Jika anda membackup secara offline maka anda harus menyiapkan sdcard atau flashdisk yang cukup untuk menyimpan data. Jika anda menggunakan flashdisk sebagai media cadangan data maka anda perlu menyiapkan kabel usb OTG (on the go) yang dengan murah dan mudah anda dapatkan di konter-konter hp terdekat. dengan uang Rp. 10.000 anda sudah mendapatkan kabel usb OTG untuk mencadangkan data anda dengan flashdisk (kok jadi jualan yaa?). Caranya gimana min? caranya cukup mudah, anda hanya perlu menandai file-file pada memori internal yang ingin anda cadangkan lalu memindahkannya ke sdcard atau Flashdisk. Gitu doang min? Iya Cuma itu, namanya juga mencadangkan data, yaa begitulahh

2. Enkripsi Data

Setelah backup maka anda perlu mengenkripsi data. Apa itu enkripsi data? Googling aja banyak di google :p. untuk cara nya sangat mudah. Masuk ke pengaturan> Keamanan> Enkripsi data. Disitu juga terdapat opsi untuk mengenkripsi sdcard. Menurut saya sendiri ini sunnah dilakukan.

3. Reset Ke Pengaturan Pabrik

Cara reset ke pengaturan pabrik. Masuk pengaturan> Cadangan & Reset> Pilih reset penuh. Dengan cara tersebut berarti anda telah mereset smartphone anda. Ada cara yang lebih efektif lagi untuk mereset smartphone android. Dengan Cara masuk recovery. Saya tidak akan menjelaskan cara tersebut disini karena cara masuk recovery suatu smartphone beda-beda. Anda bias googling dengan kata kunci “Cara Masuk Recovery XXXX” ataupun “Cara Install Ulang XXXX”. XXXX adalah merek serta tipe smartphone yang anda gunakan. Misal, Samsung galaxy young ataupun asus zenfone 4, dsb.

Jika anda mereset android yang bersistem operasi 6.0+ atau marsmallow keatas maka anda harus memasukkan email dan password akun google yang pernah digunakan pada smartphone tersebut. Jika anda lupa, maka saya sarankan kepada anda agar menyuruh menginstal ulang smartphone anda kepada konter ataupun orang-orang yang ahli pada bidang tersebut seperti saya :p. Tidak semua smartphone meminta memasukkan akun google yang pernah dipakai pada smartphone tersebut hanya banya diantara beberapa smartphone saja. Saya hanya mengingatkan anda untuk berhati-hati untuk menginstal smartphone tersebut. Jangan sampai setelah terinstal ulang lalu anda lupa akun maka sipembeli tidak mau membeli smartphone anda.

Kesimpulan :

Jadi, sebelum menjual smartphone anda ada beberapa hal yang harus anda lakukan diantaranya : Mencadangkan Data Baik itu online maupun offline, Mengenkripsi Data, Reset Pabrik/Instal Ulang Dan jangan lupa untuk mencabut kartu memori dan kartu SIM sebelum menjual smartphone.

Semoga tulisan saya diatas bermanfaat bagi para pembaca.

Happy Selling….!!!

Salam NetCrot.

Posting Komentar

Posting Komentar